The Voice of Women in Bali

Dr.Ir.Luh Riniti Rahayu, M.Si

Dekan FISIP UNR

Direktur LSM Bali Sruti

Pembangunan milenium merupakan penjabaran resolusi majelis umum perserikatan bangsa-bangsa nomor 55/2 ”Millenium Declaration” yang disepakati pada 8 september tahun 2000 oleh para pemimpin dunia dari 189 negara. Termasuk Indonesia, yaitu di saat Abdurahman Wahid menjadi presiden. Fokus utama pembangunan milenium adalah pembangunan manusia, dengan target menurunkan besaran angka kemiskinan hingga setengahnya pada tahun 2015.
Indonesia ikut serta berkomitmen untuk mempercepat pembangunan manusia dan pemberantasan kemiskinan. Komitmen tersebut diterjemahkan menjadi beberapa tujuan dan target yang dikenal sebagai Millenium Development Goals atau MDGs. MDGs terdiri dari delapan tujuan utama yaitu : (1) memberantas kemiskinan dan kelaparan ekstrem; (2) mewujudkan pendidikan dasar untuk semua; (3) mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan; (4) menurunkan angka kematian anak; (5) meningkatkan kesehatan ibu hamil; (6) memerangi HIV/AIDs, malaria dan penyakit menular lainnya; (7) memastikan kelestarian lingkungan; dan (8) mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan.
Dengan waktu tahun 1990 sebagai tahun dasar, serta 25 tahun kemudian yaitu pada tahun 2015, diharapkan target sasaran yang merupakan prioritas bangsa tersebut dapat tercapai. Secara nasional komitmen tersebut dituangkan dalam berbagai dokumen perencanaan nasional seperti Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJM) tahun 2004-2009, RPJM 2010-2014. Kini tahun 2012, target MDGs tinggal beberapa tahun lagi. Bagaimanakah realisasi dari komitmen negara kita terhadap 8 tujuan MDGs? Bagaimana pencapaian Bali dibandingkan daerah lainnya?
Laporan Bappenas menyatakan, banyak hambatan dan tantangan untuk mencapai target sasaran tersebut, namun dengan indikator tertentu yang terukur secara kuantitatif, berbagai prestasi pembangunan diketahui telah melampaui target MDGs. seperti penanggulangan kemiskinan dan kelaparan berat serta pendidikan dasar untuk semua (kecuali Papua). Namun tidak dapat dipungkiri terdapat beberapa capaian yang masih memprihatinkan yang diperkirakan tidak mampu tercapai pada tahun 2015.
Status MDGs Bali bila dibandingkan dengan provinsi lainnya di Indonesia, beberapa target sasaran telah mencapai diatas rata-rata nasional seperti misalnya penanggulangan kemiskinan, pendidikan dasar untuk semua, Kematian anak, dan kesehatan ibu hamil. Menurut Bappeda provinsi Bali, kondisi kemiskinan Bali sampai saat ini berdasarkan garis kemiskinan nasional adalah 4,88 % menduduki peringkat kedua terendah setelah DKI Jakarta. Target tahun 2015 adalah 2,5 %. Dalam tujuan pendidikan dasar untuk semua, Bali menerapkan pendidikan dasar 9 tahun, dan kini telah melebihi target nasional. Tujuan mengurangi kematian anak balita secara signifikan menunjukkan keberhasilan, hal ini disebabkan kesehatan anak terus meningkat seiring dengan perbaikan pelayanan kesehatan, gizi, air dan sanitasi serta lingkungan dan kesadaran masyarakat. Bali saat ini mempunyai angka kematian balita adalah 7,52 per seribu kelahiran anak, dengan target 2015 adalah 5. di tingkat nasional target tahun 2015 adalah 32. Begitu pula pada target meningkatkan kesehatan ibu hamil, angka kematian ibu (AKI) di Indonesia masih cukup tinggi, dengan target 102 pada tahun 2015. namun di Bali AKI per 100 000 kelahiran hidup angka kematian ibu saat ini adalah 58,10 dimana target tahun 2015 adalah 50.
Meskipun demikian, tidak seluruh target sasaran mampu dicapai, sampai saat ini ada beberapa tujuan MDGs yang masih stagnan bahkan cenderung menunjukkan kinerja menurun. Seperti tujuan mendorong kesetaraan gender, memerangi HIV/AIDs, serta memastikan kelestarian lingkungan.
Tujuan mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, meskipun mencapai kemajuan yang ditunjukkan dengan semakin membaiknya rasio angka partisipasi murni (APM) dan melek huruf perempuan terhadap laki-laki. Namun diskriminasi upah antara perempuan dan laki-laki masih terjadi. Dalam hal pengambilan keputusan, tingkat keikutsertaan perempuan dalam posisi manajemen di lembaga-lembaga eksekutif dan legislatif masih sangat rendah. Tujuan memerangi HIV/AIDs menunjukkan kinerja yang cenderung menurun, data menunjukkan pada tahun 2004 berjumlah 590 kasus, tahun 2006 tercatat 1253 kasus, maret 2010 3390 kasus, sampai juli tahun 2011 telah mencapai 4631 orang. Kini Bali menduduki peringkat ketiga dari segi jumlah di Indonesia. sungguh mengkhawatirkan. Tujuan memastikan kelestarian lingkunganpun di Bali tidak terlepas dari nasional yang menunjukkan bahwa degradasai hutan dan penurunan keanekaragaman hayati terus berlangsung.
Pemerintah memandang pencapaian tujuan MDGs sampai dengan tahun 2010 belumlah optimal. Karena itu, pemerintah mengeluarkan Inpres nomor 1 tahun 2010 tentang percepatan pelaksanaan pembangunan nasional 2010 dan Inpres nomor 3 tahun 2010 tentang program pembangunan berkeadilan. Sedangkan di tingkat daerah dituangkan dalam bentuk Rencana Aksi Daerah (RAD) percepatan pencapaian tujuan pembangunan milenium. Tahun 2015 sudah dekat, mampukah kita mencapainya? Target sasaran tersebut bukanlah semata-mata tugas pemerintah, namun merupakan tugas seluruh komponen bangsa.

Post by admin Opini, Tak Berkategori 10 Apr, 2012 Comments (0)
Tidak ada Komentar

Belum ada komentar.

Leave a comment